pintu
pintunya keliatan baik-baik aja di awal
seperti pintu-pintu yang lain
kaku dan gersang tanpa hiasan
tapi entah kenapa, aku ingin masuk
setelah didekati
pintu itu keliatan lebih kaku dari sebelumnya
seperti sering dibuka tapi tidak lebar
tidak cukup untuk dimasuki hangatnya sinar matahari
akhirnya kuketuk pintu itu
berkali-kali dan lama..
tidak ada yang membuka
tapi banyak orang yg keluar masuk
orang-orang itu bercerita
"di dalam sana hangat"
tapi mereka tidak mengajakku masuk
dan membiarkanku terdiam diluar... kedinginan
kakiku melangkah pergi
membawa raga mencari pintu lain
yang mungkin akan terbuka setelah kuketuk
dan menghangat didalamnya
Comments
Post a Comment